The Relationship Between Mother's Knowledge Level and Parenting Patterns with Stunting in Toddlers Aged 12–59 Months
Abstract
Introduction: Stunting remains a major global and national public health problem, including in Sukamulya Village, where a high prevalence of growth disorders among toddlers indicates the need for further investigation of contributing factors. Objective: This study aimed to analyze the relationship between mothers’ knowledge and parenting patterns and the incidence of stunting in toddlers aged 12–59 months. Methods:This quantitative study applied a descriptive–correlative approach with a cross-sectional design. A total of 63 mothers were selected using a purposive sampling technique. Data were collected using questionnaires on maternal knowledge and parenting patterns, and analyzed using the Gamma test. Results: The findings show that most mothers had good knowledge (81.0%) and good parenting practices (57.1%), while the proportion of toddlers categorized as stunted (short and very short) reached 19.1%. There was a significant relationship between maternal knowledge and stunting (p = 0.000), as well as between parenting patterns and stunting (p = 0.000). Conclusion : In conclusion, higher maternal knowledge and optimal parenting practices are associated with a lower risk of stunting. Strengthening health education on balanced nutrition, sanitation, and increasing mothers’ participation in community health services is recommended to support effective stunting prevention.
Downloads
References
Putri, R., Amalina, W., Najikhah, N., & Hidayattullah, Mhd. (2024). Edukasi Pengaruh Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12-59 Bulan Di Kecamatan Jaya Aceh Jaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 2(3), 71–76. Https://Doi.Org/10.58266/Jpmb.V2i3.82
Nelson Keba Rangga Suba, Lewi Jutomo, & Marselinus Laga Nur. (2025). Hubungan Antara Pola Asuh Ibu Dengan Kejadian Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Oesapa. Sehatmas: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 4(3), 623–632. Https://Doi.Org/10.55123/Sehatmas.V4i3.5156
Prawirohartono, E. P. (2021). Stunting: Konsep, faktor risiko, dan upaya pencegahan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Oktaviani, R. (2022). Intervensi gizi pada 1000 HPK dan upaya pencegahan stunting di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 14(2), 112–120.
Putri, P. S., Lutfiasari, D., & Lintan, N. (2024). Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan.
Yulia, D., & Listina, F. (N.D.). Hubungan Pengetahuan Dan Pola Asuh Ibu Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 0-59 Bulan Di Puskesmas Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2023.
Saputri, N. (N.D.). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Baru Masuk Sekolah Dasar. 12(1).2024
Aziza, E. A., Safariyah, E., & Makiyah, A. (2023). Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12-59 Bulan. Jurnal Asuhan Ibu Dan Anak, 8(2), 81–87. Https://Doi.Org/10.33867/Jaia.V8i2.404
Qatrunnada, M., & Mas’odah, S. (2023). Hubungan Pengetahuan Ibu, Pola Asuh Dan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. 4.
Bella, R., Sari, P., & Rahmawati, D. (2020). Hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 45–52
Samiati, S., Ali Amin, F., & Ramadhaniah, R. (N.D.). Hubungan Pola Asuh, Pendidikan Ibu, Pengetahuan Ibu Dan Riwayat Penyakit Infeksi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12-24 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Rundeng Kota Subulussalam Tahun 2021.
Gusman, Y. M., & Farlikhatun, L. (2024). Hubungan pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan. Malahayati Nursing Journal, 6(2), 600–615.
Nurianti, R. (2024). Hubungan pengetahuan, sikap, dan pola pemberian makan terhadap kejadian stunting pada balita 12–59 bulan. Journal of Nutrition and Health Research, 5(1), 55–64.
Widianti, D., & Azizah, A. N. (2023). Hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sumbang. Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat, 8(1),1–9.
Berliana, R. N., & Umaroh, A. K. (2023). Hubungan pola asuh ibu dalam pemberian makan dan kasus kejadian stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 2285–2292.
Copyright (c) 2026 Dike Fitriani , Abdullah, Alifiyanti Muharramah , Desti Ambar Wati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Copyright Notice
Pernyataan Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons CC BY-NC-SA 4.0.
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA-4.0).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius.
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.
Lisensi :
Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius diterbitkan berdasarkan ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk :
Menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun serta menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan, bahkan untuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.





