Complementary Nutrition, Anemia, and Menstrual Health Education for Adolescent Girls
Abstract
Female students at SMA Negeri 5 Padang face compounding reproductive health risks from inadequate nutrition, iron-deficiency anemia, and suboptimal menstrual hygiene. This community service activity aimed to improve students' reproductive health knowledge through a complementary education program covering balanced nutrition, anemia prevention, and menstrual health. The implementation method consisted of eight structured education sessions over four weeks using interactive lectures, group discussion, and practical demonstration, supported by topic-specific leaflets, with pre-test and post-test evaluation of 30 participants, analyzed using paired t-test and normalized gain (N-Gain). Results showed the mean knowledge score increased significantly from 47.11 to 75.78 (an increase of 28.67 points; p<0.001), with the proportion of participants in the good knowledge category rising from 0% to 50.0%. In conclusion, the complementary education program effectively improved students' reproductive health knowledge and is recommended for replication and integration into the school health curriculum.
Downloads
References
Agiani Putri, S., Neherta, M., & Fajria, L. (2023). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan mixed media education intervention program terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia gizi besi. Jurnal Ners Indonesia, 14(1), 47–60. https://doi.org/10.31258/jni.14.1.47-60
Almatsier, S., Soetardjo, S., & Soekatri, M. (2021). Gizi seimbang dalam daur kehidupan. Jakarta, Indonesia: PT Gramedia Pustaka Utama.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2023). Riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2023. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Djannah, R., & Wisudawati, W. (2023). Pengaruh pendidikan gizi dan anemia terhadap pengetahuan remaja tentang pencegahan anemia. Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada, 9(1), 10–17. https://doi.org/10.56861/jikkbh.v9i1.105
Hannanti, H., Ilmi, I. M. B., & Syah, M. N. H. (2021). Pengaruh edukasi gizi melalui komik dan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan terkait anemia pada remaja putri di SMA Negeri 14 Jakarta. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 13(1), 40–53. https://doi.org/10.35473/jgk.v13i1.85
Imanuna, H. (2022). Penyuluhan anemia gizi besi menggunakan media booklet untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap siswi SMAN 7 Malang. Nutriture Journal, 1(1), 1. https://doi.org/10.31290/nj.v1i1.3526
Kementerian Kesehatan RI. (2014). Pedoman gizi seimbang. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan RI. Retrieved from https://kemkes.go.id
Maryati, A., & Riya, R. (2023). Pengaruh edukasi gizi seimbang terhadap pengetahuan dan sikap remaja di SMP N 19 Muaro Jambi. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(6), 1157–1163. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i6.3332
Mularsih, S. (2017). Hubungan pengetahuan remaja putri tentang anemia dengan perilaku pencegahan anemia pada saat menstruasi di SMK Nusa Bhakti Kota Semarang. Jurnal Kebidanan, 6(2), 80–85. https://doi.org/10.26714/jk.6.2.2017.80-85
Nabila, P. S., Triyanto, E., & Swasti, K. G. (2023). Edukasi menggunakan media TikTok meningkatkan pengetahuan dan sikap pencegahan anemia pada remaja putri. Jurnal Sains Kebidanan, 5(2), 43–49. Retrieved from http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/JSK/
Nasution, Z., & Simbolon, D. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri di sekolah menengah atas. Jurnal Gizi Pangan, 18(1), 31–40. Retrieved from https://journal.ipb.ac.id/index.php/jgizipangan
Pratiwi, A. M., & Kusumawati, Y. (2022). Program edukasi kesehatan menstruasi berbasis digital pada remaja putri: Systematic review. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 13(1), 22–35. Retrieved from https://ejournal.almaata.ac.id/index.php/JNKI
Suryani, E., & Simbolon, D. (2023). Faktor risiko anemia pada remaja putri di Sumatera Barat. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 88–99. Retrieved from https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm
Wirapuspita, R., & Indiyah. (2022). Efektivitas pendidikan kesehatan berbasis peer education terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi remaja putri. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 145–154. Retrieved from https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm
World Health Organization. (2022). WHO guideline on use of ferritin concentrations to assess iron status in populations. Geneva, Switzerland: WHO. Retrieved from https://www.who.int
Yulianti, D. M., Olii, N., Nurhidayah, N., Pombaile, V. D., Anggraeni, N. M. D., & Arbie, R. S. (2026). Efektivitas edukasi anemia berbasis video animasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang tablet tambah darah. Holistik Jurnal Kesehatan, 20(1), 262–269. https://doi.org/10.33024/hjk.v18i9.2485
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Lisensi Creative Commons Atribution-ShareAlike 4.0 Internasional
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius dipegang penuh oleh penulisnya di bawah Lisensi Creative Commons Atribution-ShareAlike 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0)
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan Lisensi Creative Commons Atribution-ShareAlike 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius.
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal Pengbadian Masyarakat Cendikia Jenius tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.
Lisensi :
Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius diterbitkan berdasarkan ketentuan Lisensi Creative Commons Atribution-ShareAlike 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0) Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk :
Menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun serta menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan, bahkan untuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.























