Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Medika https://www.jurnal.kesehatan.cendikiajenius-ind.id/index.php/JKKM <p><strong>Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Medika </strong>berdiri dimulai pada tahun 2025 dibawah naungan CV. Cendikia Jenius Indonesia yang sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM RI Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Nomor : <a href="https://drive.google.com/file/d/1AH69ZcrEqQCJTFVUi01qim79qmsYE-N8/view?usp=sharing">AHU-0073637-AH.01.14 Tahun 2023</a> dengan sistem publikasi jurnal&nbsp; terbitan dengan Open Journal Systems (OJS) dimana publikasi dilakukan secara online dimana penulis, pembaca dan mahasiswa bisa mengkases jurnal ini tanpa dibatasi ruang dan waktu. <strong>Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Medika</strong> &nbsp;dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran dan kajian analisis-kritis mengenai penelitian Ilmu Kebidanan meliputi : Asuhan kebidanan Kesehatan Ibu / Maternal Health, Kebidanan / Midwiferi, Kehamilan / Pregnancy - Ante Natal, Persalinan / Labor, Nifas / Post Partum, Kesehatan Anak / Child Health (Neonatus, Bayi, Anak dibawah lima tahun dan Anak Pra sekolah ), Keluarga berencana / Family Planning, Kesehatan Reproduksi / Reproduction Health, Kesehatan Reproduksi Remaja / Adolenscent Health, Masa Antara dan Masa Pra Konsepsi / Pre-Conception Period, Kesehatan Pra Menopause / Pre Menopause - Elderly Health, Wanita Usia Subur dan Keperawatan mencakup semua bidang keperawatan termasuk penelitian dasar keperawatan, keperawatan manajemen, keperawatan gawat darurat dan kritis, keperawatan medikal-bedah, keperawatan kesehatan jiwa, keperawatan maternitas, keperawatan anak, keperawatan gerontologi, keperawatan komunitas, keperawatan keluarga keperawatan pendidikan , pengobatan komplementer dan alternatif (CAM) dalam keperawatan.</p> <p><strong><span class="">e-ISSN :&nbsp;<a href="https://drive.google.com/file/d/1YLX441fbR4-_s8aWaa9Hvd2JJjiPHVVV/view">3124-3959</a></span></strong></p> en-US <p><strong>Copyright Notice</strong></p> <p><strong>Pernyataan Hak Cipta dan Lisensi</strong></p> <p>Dengan mengirimkan manuskrip ke&nbsp;<strong>Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Medika</strong>, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.</p> <p><strong>Hak Cipta :</strong></p> <p><a href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/" target="_blank" rel="noopener"><img src="https://i.creativecommons.org/l/by-nc-sa/4.0/88x31.png" alt="Lisensi Creative Commons"></a></p> <p><strong><u><a href="http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/">Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional</a>&nbsp;</u></strong></p> <p><strong>Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Medika &nbsp;dipegang penuh oleh penulisnya di bawah <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/">lisensi Creative Commons CC BY-NC-SA 4.0.</a></strong></p> <ol> <li class="show">Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.</li> <li class="show">Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.</li> <li class="show">Penulis mengakui bahwa Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/">lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA-4.0).</a></li> <li class="show">Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius.</li> <li class="show">Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.</li> <li class="show">Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.</li> </ol> <p><strong>Lisensi :</strong></p> <p><strong>Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Medika </strong>diterbitkan berdasarkan ketentuan <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/">&nbsp;<u>Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional&nbsp;(CC BY-NC-SA 4.0).</u></a>&nbsp;Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk :</p> <p><strong>Menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun&nbsp; serta menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan, bahkan untuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.</strong></p> cendikiajenius.indonesia2023@gmail.com (CV. Cendikia Jenius Indonesia) alsriwindradoni79@gmail.com (Alsri Windra Doni) Thu, 26 Mar 2026 00:00:00 +0700 OJS 3.1.2.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Hubungan Asupan Zat Besi (Fe) dan Protein dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil https://www.jurnal.kesehatan.cendikiajenius-ind.id/index.php/JKKM/article/view/437 <p><em>Anemia in pregnant women is a major public health problem in Indonesia, including in Bandar Lampung, with a high prevalence. One of the main causes of anemia is inadequate nutritional intake, particularly iron and protein. Insufficient protein intake can disrupt iron transport for hemoglobin synthesis, increasing the risk of anemia. This study aimed to determine the relationship between iron and protein intake and the incidence of anemia in pregnant women at Gedong Air Public Health Center, Bandar Lampung, in 2025. This study used a cross-sectional design with a population of 257 pregnant women and a sample of 80 respondents selected through accidental sampling. Data on anemia incidence were obtained from the Public Health Center, while iron and protein intake data were collected through 3x24-hour food recall interviews and analyzed using Nutrisurvey software. Data were analyzed using univariate and bivariate methods with the chi-square test at a 95% confidence level. The results showed that 60.0% of respondents experienced anemia, 88.8% had insufficient iron intake, and 80% had insufficient protein intake. The chi-square test showed no significant relationship between iron intake and anemia incidence (p=0.773), as well as no significant relationship between protein intake and anemia incidence (p=0.732). Although statistically insignificant, this study indicates that anemia prevalence among pregnant women in this area remains high, with most respondents having inadequate iron and protein intake. Adequate fulfillment of iron and protein remains crucial to prevent anemia and pregnancy complications.</em></p> Nadia Sagita, Asep Jalaludin Saleh, Radella Hervidea Copyright (c) 2026 Nadia Sagita, Asep Jalaludin Saleh, Radella Hervidea https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 https://www.jurnal.kesehatan.cendikiajenius-ind.id/index.php/JKKM/article/view/437 Sat, 01 Aug 2026 00:00:00 +0700 Hubungan Citra Tubuh, Pengetahuan dan Konsumsi Tablet Tambah Darah (Fe) dengan Anemia Remaja https://www.jurnal.kesehatan.cendikiajenius-ind.id/index.php/JKKM/article/view/438 <p><em>One of the nutritional problems commonly experienced during adolescence is anemia. Anemia is a decrease in the quantity of red blood cells in circulation or the amount of haemoglobin being below the normal limits. The aim of this research is to determine the relationship between body image, knowledge, and the consumption of iron supplement tablets with the incidence of anemia in adolescent girls in the Working Area of Sidorejo Community Health Centre, Sekampung Udik District, East Lampung Regency in 2025. Quantitative research type with an analytical survey using a cross-sectional approach. The research was conducted in the work area of the Sidorejo Health Centre, Sekampung Udik District, East Lampung Regency in May-June 2025. The entire population consisted of female adolescents, with a sample of 84 female adolescents. The sampling technique used was cluster random sampling. Statistical testing used the Chi-square test. The frequency distribution of anaemia was 49 (58.3%), non-anaemia 35 (41.7%). The frequency distribution of body image was good 39 (46.4%), poor body image 45 (53.6%). The frequency distribution of knowledge was good 33 (39.3%), sufficient knowledge 24 (28.6%), poor knowledge 27 (32.1%). The frequency distribution of iron supplement tablet consumption was good 36 (42.9%), poor iron supplement tablet consumption 48 (57.1%). The p-value result was 0.000 &lt; α (0.05) indicating a relationship between body image and the incidence of anaemia in adolescent girls. The p-value of 0.000 &lt; α (0.05) shows a relationship between knowledge and the incidence of anaemia in adolescent girls, and the p-value of 0.044 &lt; α (0.05) means there is a relationship between iron tablet consumption (Fe) and the incidence of anaemia in adolescent girls in the Working Area of Sidorejo Health Centre, Sekampung Udik District, East Lampung Regency in 2025.</em></p> Anggun Cahyati, Ajib Jayadi, Hidayatusy Syukrina Puteri Copyright (c) 2026 Anggun Cahyati, Ajib Jayadi, Hidayatusy Syukrina Puteri https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 https://www.jurnal.kesehatan.cendikiajenius-ind.id/index.php/JKKM/article/view/438 Fri, 24 Jul 2026 19:49:14 +0700